Memikirkan ulang tata letak ruangan seperti menyusun puzzle: setiap potongan memiliki ukuran dan arah yang mempengaruhi keseluruhan. Pilih furnitur yang memiliki garis jelas dan biarkan ruang kosong menjadi bagian dari komposisi.
Ruang negatif sama pentingnya dengan benda yang ditempatkan. Area kosong di sekitar sofa atau rak memberi mata ruang untuk bernapas dan menonjolkan bentuk-bentuk utama di dalam ruangan.
Gunakan pola dan tekstur secara hemat: satu karpet bermotif geometris atau satu tirai dengan garis vertikal cukup untuk menambah karakter tanpa mengacaukan visual. Harmoni tercipta dari konsistensi bentuk dan warna.
Pencahayaan merupakan elemen pembentuk: lampu gantung yang menggantung di tengah ruang, lampu pojok dengan siluet tegas, atau cahaya alami yang menyorot dinding akan menekankan struktur ruang.
Pertimbangkan ketinggian dan proporsi; rak rendah menciptakan garis horizontal yang menenangkan, sementara rak tinggi memberi arah vertikal. Kombinasi keduanya harus seimbang agar ruang terasa stabil dan nyaman.
Ritual merapikan sederhana—mengembalikan bantal ke posisi semula, menyamakan buku di rak—mempertahankan struktur visual yang telah dibuat. Kebiasaan kecil ini menjaga atmosfer teratur tanpa menjadi beban.
